Nilai Plus dan Manfaat Produk Asuransi Syariah yang Perlu di Ketahui

Nilai Plus dan Manfaat Produk Asuransi Syariah yang Perlu di Ketahui

Nilai Plus dan Manfaat Produk Asuransi Syariah yang Perlu di Ketahui – Secara umum, tujuan dari produk asuransi adalah untuk memberikan rasa aman terhadap kekacauan kehidupan. Seperti bahaya kesehatan dan jiwa yang kehadirannya tidak dapat diprediksi.

Untuk itu, Anda memiliki beberapa pilihan produk asuransi untuk melindungi Anda dan keluarga, seperti asuransi jiwa atau kesehatan, baik asuransi umum maupun asuransi syariah. Sebelum memilih jenis asuransi yang Anda butuhkan, ada baiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu mengenai keuntungan Anda.

Bacaan Lainnya

Misalnya manfaat dan keunggulan dari setiap produk asuransi yang ada. Kali ini, mari kita lihat lebih dekat produk asuransi syariah. Pada dasarnya, baik asuransi syariah maupun konvensional dimaksudkan untuk memberikan perlindungan ketika risiko datang kepada kita.

Perbedaannya adalah bahwa asuransi Syariah menawarkan kepada pemegang polis kemampuan untuk saling membantu di bawah pemegang polis Syariah lainnya. Inilah keunggulan produk asuransi syariah, yaitu saling melindungi dan membantu.

Dengan demikian, pemegang polis tidak hanya melindungi dirinya sebagai tertanggung. Namun, Anda juga dapat membantu orang lain.

Manfaat Asuransi Syariah

Berikut keunggulan dan keunggulan produk asuransi syariah.

1. Adanya pembagian hasil sesuai kontrak.

Prinsip produk asuransi syariah adalah tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Mengapa? Memang, perusahaan asuransi syariah hanya menjadi pengelola dana bagi peserta. Jadi jika ada manfaat dari pengelolaan dana tersebut, maka hasilnya bersifat kumulatif bagi peserta. Dengan demikian, peserta dan perusahaan asuransi syariah akan berbagi keuntungan tergantung pada kontrak yang digunakan.

baca juga :  7 Keuntungan Reksa Dana Syariah dan Tips Memilih Investasinya Bagi Pemula

2. Tidak ada riba

Riba berasal dari istilah riba fadhl yang artinya kelebihan (fadhl). Jadi, fadhl riba adalah kelebihan atau peningkatan kuantitas dalam pembelian dan penjualan barang sejenis, seperti perak, emas, gandum, atau benda lain, yang jumlahnya tidak sama.

Asuransi konvensional dikategorikan mengandung riba karena jumlah premi yang disetor oleh peserta tidak sama dengan jumlah klaim atau ganti rugi yang diterimanya. Serah terima antara premi dan klaim tidak dilakukan secara bersamaan.

Investasi yang terdapat dalam asuransi konvensional juga ditempatkan pada instrumen riba. Di sisi lain, asuransi syariah disebut bebas riba karena tidak ada dana peserta yang hangus. Sebab, asuransi syariah akan memberikan nasabah berupa klaim, ganti rugi, atau surplus underwriting. Selain itu, dana yang masuk akan dikelola pada instrumen investasi syariah di bawah pengawasan DSNMUI dan OJK. Investasi yang ditawarkan dalam Asuransi Syariah juga menggunakan akad yang jelas agar peserta merasa lebih nyaman.

3. Lebih transparan

Pengelolaan dana oleh perusahaan asuransi syariah dibuat lebih transparan, baik dari sisi penggunaan iuran oleh pemegang polis, surplus penjaminan, maupun distribusi keuntungan investasi. Apabila suatu porsi melebihi penjaminan, perusahaan asuransi membaginya menjadi tiga bagian yang nilainya ditentukan dalam polis.

Penyertaan keuntungan ini terdiri dari sebagian yang masuk ke Yayasan Tabarru, sebagian untuk peserta dan sebagian lagi untuk perusahaan asuransi. Bagi hasil juga proporsional. Artinya peserta yang berkontribusi banyak juga akan mendapatkan porsi keuntungan yang besar. Ketentuan bagi hasil yang tertuang dalam akad sejak awal akad ini menunjukkan bahwa asuransi syariah bersifat transparan.

baca juga :  Jenis Asuransi Mobil Apa yang diperlukan untuk Pengusaha atau Pribadi

4. Bantuan melalui Dasar Tabarru.

Prinsip gotong royong (takaful atau ta’awun) diwujudkan melalui penanaman harta atau tabarru’. Tabarru’ adalah suatu bentuk akad yang dibuat dengan tujuan kemaslahatan dan tolong menolong, bukan hanya untuk tujuan komersial. Tabarru’ inilah yang membedakan produk asuransi syariah dan manfaatnya. Dana Tabarru yang disimpan oleh Tertanggung Syariah akan digunakan untuk membantu peserta lain jika terjadi kecelakaan. Selain mendapatkan manfaat perlindungan finansial dengan membantu, peserta juga dapat berinvestasi.

5. Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan transaksi sesuai dengan prinsip Syariah

Dewan Pengawas Syariah (SPD) mengawasi kepatuhan terhadap prinsip Syariah dalam bisnis lembaga keuangan Syariah, termasuk asuransi Syariah. Hal ini dimungkinkan karena keanggotaan DPS merupakan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional MUI. Selain peran pengawasannya, DPS juga tidak memiliki fungsi untuk menyetujui transaksi yang dilakukan oleh asuransi syariah, sehingga sesuai dengan prinsip syariah. Misalnya, menentukan instrumen mana yang bisa dijadikan portofolio asuransi syariah.

6. Ada alokasi dan alokasi oversubscribe

 Dalam asuransi syariah dikenal istilah jaminan surplus. Saldo Langganan adalah selisih positif jumlah total kontribusi Peserta pada Dana Tabarru setelah dikurangi klaim/klaim, kontribusi reasuransi dan cadangan teknis, dalam jangka waktu tertentu. Hal ini tidak dikenal dalam produk non-Syariah. Dalam asuransi syariah, surplus underwriting dapat dibagi menjadi beberapa alokasi. Yaitu untuk Dana Tabarru’, untuk tertanggung dan untuk perusahaan asuransi. Tentu saja, perhitungannya didasarkan pada persentase yang ditentukan dalam polis. Dalam hal terjadi kekurangan dalam penjaminan, penanggung sebagai pengelola di bawah qardh akan memberikan pinjaman tanpa bunga dari dana perusahaan untuk diarahkan ke dana Tabarru sebagai sumber pembayaran atas pengaduan nasabah.

baca juga :  Panduan Lengkap untuk Amazon Keyword Research tahun 2022
Nilai Plus dan Manfaat Produk Asuransi Syariah yang Perlu di Ketahui
Nilai Plus dan Manfaat Produk Asuransi Syariah yang Perlu di Ketahui

Produk Asuransi syariah

Salah satu produk asuransi jiwa syariah yang dapat menawarkan manfaat tersebut adalah Solusi Asuransi MiSmart Syariah (MiSSION Syariah) dari Manulife Indonesia. Ini adalah produk asuransi Syariah Manulife Indonesia yang memberikan perlindungan jiwa, investasi, dan manfaat akhir jangka waktu terbaik dari paket asuransi jiwa Syariah sesuai dengan prinsip Syariah Islam.

Solusi 3-in-1 (keselamatan, investasi dan kesehatan) akan membawa kenyamanan dan ketenangan dalam menghadapi risiko. Selain itu, MISI Syariah menawarkan kepada peserta kemampuan untuk memilih donasi sesuai dengan kebutuhan mereka.

MISI Syariah juga dilengkapi dengan tambahan asuransi kesehatan dan total benefit bagi nasabah setia bagi peserta hingga 750%. Dengan demikian, manfaat dan keunggulan produk asuransi syariah lebih dari sekedar perlindungan dan kenyamanan hidup. Tapi Anda juga bisa menabur berkah dan berbagi kepada orang lain dengan jaminan Syariah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.